Dramatis! Persik Kediri Tahan Imbang PSM Makassar 1-1 di Brawijaya, Diwarnai Kartu Merah dan Dua Mistar Gawang

MSIR.COM, Kota Bekasi —Pertarungan sengit penuh drama tersaji di Stadion Brawijaya, Kediri, saat Persik Kediri menjamu PSM Makassar dalam lanjutan pekan kesepuluh BRI Super League 2025-2026. Laga yang disiarkan langsung oleh televisi nasional Indosiar ini berakhir imbang 1-1, diwarnai tensi tinggi, kartu merah, dan peluang emas yang membentur mistar gawang.

​Gol cepat PSM Makassar oleh Alex Tangue di menit ke-53 sempat membungkam publik Brawijaya. Namun, Persik Kediri menunjukkan semangat juang tinggi meski bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan melalui Imanol Garcia di menit ke-73.

 

BABAK PERTAMA: Kartu Merah Kontroversial dan Dua Peluang Gagal

​Sejak kick-off pukul 15.30 WIB, kedua tim langsung menerapkan tempo tinggi dan saling jual beli serangan. Tuan rumah, Persik Kediri, nyaris memecah kebuntuan lebih dulu. Kapten Ezra Walian melepaskan tendangan bebas terarah pada menit ke-17, namun bola masih digagalkan mistar gawang.

​Petaka menimpa “Macan Putih” julukan Persik Kediri pada menit ke-24. Bek senior Novri Setiawan diusir wasit Tommi Manggopa setelah insiden pelanggaran keras. Keputusan kartu merah ini diambil setelah wasit meninjau VAR (Video Assistant Referee) yang menunjukkan kaki Novri terlalu tinggi dan mengenai kepala Ricky Pratama.

​Meski bermain dengan 10 orang, Persik tidak mengendurkan serangan. Justru, tensi pertandingan semakin meningkat. Di menit ke-40, Williams Lugo kembali membuat suporter Persik menahan napas, namun tendangan kerasnya lagi-lagi hanya membentur mistar gawang PSM.

​Wasit Tommi Manggopa total mengeluarkan 4 kartu kuning di babak pertama, masing-masing untuk Ezra Walian (Persik), Daffa Salman (PSM), Gledson Paixao (PSM), dan Haikal Riza (Persik), mencerminkan kerasnya laga. Skor kacamata 0-0 hingga wasit Tommi meniup peluit panjang menutup paruh pertama.

 

BABAK KEDUA: PSM Unggul, Persik Membalas dalam Keterbatasan

PSM Makassar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan melancarkan serangan cepat di babak kedua. Pada menit ke-53, serangan yang dibangun dari sisi kanan berhasil dituntaskan dengan sempurna oleh Alex Tangue. Umpan matang disambut Tangue dengan sepakan keras terarah ke sudut gawang, membuat kiper Persik tak berdaya. Gol ini menjadi pelecut semangat “Juku Eja” untuk kembali ke jalur kemenangan.

​Tertinggal 0-1 dan bermain dengan 10 pemain, Persik Kediri tak menyerah. Mereka tetap gigih melancarkan serangan balik sesekali. Kerja keras tim asuhan Imanol Garcia akhirnya terbayar lunas. Pada menit ke-73, Garcia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol balasan ini membuat Stadion Brawijaya kembali bergemuruh.

​Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil ini memberikan poin berharga bagi Persik Kediri yang menunjukkan ketangguhan mental, sementara PSM Makassar harus puas hanya membawa pulang satu poin meski memiliki keunggulan pemain.

 

KLASEMEN SEMENTARA 

​Hasil imbang ini berdampak pada pergerakan di papan klasemen sementara. PSM Makassar berhasil naik satu peringkat dari posisi 15 ke posisi 14 dengan total 8 poin. Sementara itu, Persik Kediri masih nyaman di posisi 11 dengan koleksi 11 poin. [■]

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!