Babak Pertama Mencekam: Persebaya Surabaya Dihantam Dua Kartu Merah, Skor Kacamata 0-0 Lawan PSBS Biak

Photo Cuplikan Tayangan Indosiar
Photo Cuplikan Tayangan Indosiar

MSIR.COM, Kota Bekasi —Laga panas tersaji dalam suasana hujan rintik di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada pekan ke-10 BRI Super League 2025-2026, Jumat 24/10/2025. Pertandingan antara tuan rumah PSBS Biak melawan Persebaya Surabaya berlangsung penuh drama di babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum, namun Persebaya harus menghadapi mimpi buruk setelah dua pemainnya diusir wasit akibat kartu merah.

​Babak pertama yang disiarkan langsung oleh Indosiar ini berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan pukul 15.30 WIB. PSBS Biak, yang bertindak sebagai tuan rumah, langsung mengambil inisiatif serangan.

​Namun, sorotan utama tertuju pada disiplin permainan Persebaya Surabaya. Skuad “Bajul Ijo” tampil sangat agresif dan harus membayarnya dengan mahal. Statistik babak pertama mencatat Persebaya melakukan 10 pelanggaran, berbanding jauh dengan PSBS yang hanya 2 kali melanggar.

​Puncaknya, wasit yang memimpin laga harus mengeluarkan total 2 kartu kuning untuk Mikael Tata 45′ dan 1 kartu merah Leonardo Silva Lelis 32′ dan total 2 kartu merah untuk para pemain Persebaya. Hal ini memaksa tim tamu harus melanjutkan sisa pertandingan dengan hanya 9 pemain di lapangan.

​Unggul jumlah pemain, PSBS Biak mendominasi total jalannya laga. “Badai Pasifik” menguasai penuh aliran bola dengan mencatatkan 61% ball possession. Mereka terus-menerus menggempur lini pertahanan Persebaya yang dipaksa bertahan total.

​Serangan PSBS Biak terlihat sangat masif dengan total 9 tembakan dilepaskan (2 shot on goal dan 7 shot off goal). Mereka juga berhasil mendapatkan 6 tendangan sudut, yang menunjukkan betapa terkurungnya lini pertahanan Persebaya.

Photo Cuplikan Tayangan Indosiar
Photo Cuplikan Tayangan Indosiar

​Sebaliknya, Persebaya Surabaya benar-benar tidak bisa mengembangkan permainan. Bermain dengan 9 orang dan di bawah tekanan konstan, mereka hanya mencatatkan 39% penguasaan bola. Lebih parahnya, tidak ada satu pun tembakan yang berhasil mereka ciptakan ke gawang PSBS Biak, baik itu shot on maupun shot off goal.

​Skor 0-0 jelas menjadi sebuah keuntungan bagi Persebaya mengingat mereka bermain dengan 9 orang. Babak kedua diprediksi akan menjadi ujian berat bagi ketahanan lini belakang “Bajul Ijo”, sementara PSBS Biak memiliki peluang emas untuk mengamankan tiga poin jika mampu memperbaiki penyelesaian akhir mereka. [■]

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!