MSIR.COM, Kabupaten Bekasi —PT KSO, perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek Fase 2A, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keselamatan warga dan lingkungan sekitar dengan menjalankan QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) secara tegas.
Perwakilan manajemen KSO, Agung Sasongko, menyatakan bahwa QHSE adalah prioritas utama perusahaan.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi pekerja dan warga sekitar. QHSE adalah kunci untuk mencapai tujuan kami,” kata Agung. Sabtu (8/11/2025)

Untuk itu, KSO telah memasang rambu-rambu dan spanduk himbauan keselamatan di sepanjang area proyek, mulai dari area Burangkeng sampai perbatasan Fase 2A dan 2B Jayasampurna. Warga sekitar, terutama anak-anak, dihimbau untuk tidak memasuki area proyek dan mematuhi rambu-rambu keselamatan.
“Kami meminta warga sekitar untuk menjaga anak-anaknya agar tidak memasuki area proyek, waspada dan mematuhi rambu-rambu dan spanduk himbauan demi keselamatan bersama. Kami tidak ingin ada lagi korban,” tambah Agung.
Komitmen KSO untuk meningkatkan keselamatan ini juga sebagai tindak lanjut dari kisah tragis di area proyek Tol Japek Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi pada Selasa (4/11) yang menewaskan tiga anak. KSO telah bertanggung jawab penuh atas tragedi tersebut dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Kami akan terus meningkatkan keselamatan di area proyek dan kami mohon kepada warga agar mengerti dan memahaminya,” tutup Agung. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply