Kota Bekasi , MSIR.COM —Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat melalui Forum Sinergitas dengan Instansi Vertikal. Acara yang dibuka langsung oleh Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menekankan pentingnya respons cepat dan empati dalam menanggapi aspirasi masyarakat. “Tindak lanjut yang kita berikan atas aspirasi masyarakat adalah bukti nyata koordinasi yang kuat. Reaksi cepat, empati, dan peduli menjadi landasan utama kita dalam memberikan rasa nyaman kepada warga,” ujarnya. Pernyataan ini sekaligus menyoroti keberhasilan penanganan konflik sosial yang sempat terjadi, di mana evaluasi bersama DPRD Kota Bekasi menjadi kunci penyelesaian.
Forum ini dihadiri oleh jajaran penting seperti Wakil Wali Kota Bekasi, Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, serta narasumber dari berbagai instansi, termasuk Kesbangpol Provinsi Jawa Barat dan Polres Metro Bekasi Kota. Pembahasan difokuskan pada isu-isu aktual yang meresahkan, seperti penurunan angka balap liar dan tawuran remaja, serta antisipasi terhadap perjudian, miras, dan pergaulan bebas.
MEMBANGUN SINERGI KUAT UNTUK BEKASI YANG LEBIH BAIK

Tri juga menyoroti fenomena anak muda yang berkumpul di jalanan pada malam hari, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua, untuk bergerak bersama meminimalisir potensi kerawanan.
Selain isu ketertiban, forum ini juga membahas berbagai inisiatif pembangunan, mulai dari pembangunan sarana publik seperti JPO Stasiun Bekasi hingga rencana investasi wisata jangka panjang. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta.
Di sektor ketenagakerjaan, perhatian khusus diberikan pada pengawasan warga yang bekerja di luar negeri tanpa prosedur yang memadai. Tri Adhianto meminta instansi terkait untuk memperketat pengawasan penerbitan paspor guna melindungi warga dari potensi masalah.
Komitmen Pemkot Bekasi terhadap kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui berbagai program. Rencana penyaluran insentif RT/RW dan dana hibah RW pada Oktober mendatang, serta penggalakan program bank sampah, menunjukkan upaya konkret dalam memberdayakan masyarakat. Tri juga menegaskan bahwa tidak ada anak di Bekasi yang boleh putus sekolah karena masalah ekonomi, dengan menyediakan alternatif pendidikan seperti sekolah rakyat dan fasilitas pendidikan gratis.
”Sinergi ini adalah modal besar untuk menghadirkan pelayanan publik yang responsif, aman, dan inklusif,” pungkas Tri Adhianto, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid adalah kunci untuk mewujudkan Bekasi yang lebih maju dan sejahtera. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16










Leave a Reply