Pesan Tegas Kapolda Metro Jaya: Satu Kesalahan Oknum Bisa Hapus Ribuan Prestasi Polri

MSIR.COM,  Jakarta  Di tengah tantangan pengamanan ibu kota yang semakin kompleks, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memberikan peringatan keras sekaligus apresiasi tinggi kepada jajarannya. Dalam upacara penghargaan yang digelar di Lapangan Ditreskrimsus, Kamis (5/2/2026),
Kapolda menekankan bahwa kepercayaan publik adalah aset paling berharga yang bisa hancur seketika akibat kecerobohan.
 

APRESIASI UNTUK 134 PERSONEL DAN TENAGA KESEHATAN
​Sebanyak 134 personel Polda Metro Jaya resmi menerima penghargaan atas dedikasi luar biasa dalam pengamanan unjuk rasa. Tidak hanya internal Polri, penghargaan juga diberikan kepada dua tenaga kesehatan dari RS Premiere Jatinegara.

​Langkah ini dinilai sebagai bentuk pengakuan atas loyalitas tinggi di lapangan. Penghargaan ini mencakup:
​* Apresiasi kinerja pengamanan aksi massa.
* ​Promosi jabatan dan kenaikan pangkat bagi anggota berprestasi.
​* Sinergitas lintas sektoral dengan tenaga medis dalam menjaga situasi Kamtibmas.
 

MENGAPA ARAHAN INI PENTING?
​Bagi masyarakat, pernyataan Irjen Pol. Asep Edi Suheri mengenai “Jangan sakiti hati masyarakat” bukan sekadar retorika. Ini adalah respons terhadap sensitivitas publik terhadap kinerja kepolisian di era digital.

​Satu video viral mengenai perilaku tidak profesional oknum anggota di lapangan seringkali jauh lebih cepat menyebar dibanding berita mengenai 100 keberhasilan pengamanan. Kapolda nampaknya sangat menyadari fenomena “Viral Determinism” ini, di mana persepsi publik ditentukan oleh potongan-potongan kejadian yang viral.
 

KOMITMEN PENEGAKAN DISIPLIN INTERNAL
​Irjen Pol. Asep Edi Suheri tidak hanya memberikan “pemanis” berupa penghargaan, tetapi juga “cambuk” berupa ancaman sanksi tegas. Ia memerintahkan peningkatan pengawasan internal (Propam) guna memastikan:
​1. Pelayanan Humanis: Polisi hadir sebagai pelindung, bukan penindas.

2. ​Profesionalitas: Standar Operasional Prosedur (SOP) harus menjadi harga mati.

3. ​Integritas: Menjaga marwah institusi dari praktik-praktik menyimpang.

“Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Satu kesalahan yang menimbulkan kekecewaan publik bisa menghapus seluruh prestasi yang sudah dicapai,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri. [■]

 

 

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16