MSIR.COM, Kota Bekasi — Kepadatan lalu lintas yang kerap menghantui kawasan Stasiun Bekasi di Jalan Juanda segera menemukan titik terang. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi mengumumkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ikonik yang dirancang untuk memecah simpul kemacetan di area tersebut.
Proyek ambisius ini ditargetkan rampung dalam waktu singkat, yakni hanya tiga bulan. Kehadirannya diprediksi akan mengubah wajah transportasi publik di Bekasi menjadi lebih terintegrasi dan ramah pejalan kaki.
JPO MODERN DENGAN FASILITAS LIFT DAN AKSES LANGSUNG STASIUN
Bukan sekadar jembatan biasa, JPO di Jalan Juanda ini akan mengusung konsep modern. Tri Adhianto menjelaskan bahwa fasilitas ini akan dilengkapi dengan lift dan tangga permanen untuk mengakomodasi lansia, disabilitas, dan ibu hamil.
“Pembangunannya kami targetkan selesai dalam waktu tiga bulan. Menariknya, akses JPO ini akan tersambung langsung masuk ke area dalam Stasiun Bekasi, sehingga mobilitas penumpang lebih efisien,” ujar Tri Adhianto saat meninjau kawasan tersebut.

Dengan adanya JPO ini, warga tidak perlu lagi menyeberang di badan jalan yang selama ini menjadi pemicu tersendatnya arus kendaraan dari arah Bulan-Bulan menuju terminal atau sebaliknya.
PENATAAN KAWASAN: PKL DI TERTIBKAN, DRAINASE DIBENAHI
Selain infrastruktur fisik, Pemerintah Kota Bekasi juga melakukan “pembersihan” besar-besaran di sekitar stasiun. Fokus utama saat ini adalah memastikan trotoar kembali ke fungsinya.
* Penertiban PKL: Aktivitas pedagang kaki lima yang memakan bahu jalan kini telah dibersihkan.
* Pelaku Usaha Resmi: Bagi pemilik toko atau usaha legal, tetap diizinkan beroperasi dengan catatan harus mengikuti aturan penataan estetika kota.
* Integrasi Drainase: Penataan ini juga mencakup perbaikan saluran air untuk mencegah genangan saat hujan tiba.
ANGGARAN MILIARAN UNTUK PERBAIKAN JALAN CIPENDAWA
Dalam kesempatan yang sama, Tri Adhianto juga menjawab keluhan warga terkait kondisi aspal di beberapa titik. Meski ada pembagian kewenangan antara Pusat, Provinsi, dan Kota, Pemkot Bekasi tetap bergerak cepat pada ruas yang menjadi tanggung jawabnya.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah Jalan Cipendawa. Pemkot telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2 hingga Rp3 miliar untuk proses overlay atau pengaspalan ulang guna meningkatkan kenyamanan pengendara.
“Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Untuk jalan nasional dan provinsi yang rusak, kami intens berkomunikasi dengan Pusat dan Pemprov Jabar agar segera diperbaiki,” pungkasnya. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply