MSIR.COM, Kota Bekasi —Borneo FC Samarinda berhasil membawa pulang poin penuh dalam lawatannya ke markas Persis Solo di Stadion Manahan. Kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-18 lanjutan BRI Super League 2025-2026 ini sudah cukup bagi skuat berjuluk “Pesut Etam” untuk kembali bertakhta di posisi teratas klasemen sementara.

BABAK PERTAMA: Drama VAR dan Gol Tunggal Cadenazzi
Pertandingan berlangsung panas sejak menit awal. Publik tuan rumah sebenarnya sempat bersorak pada menit ke-9 saat Dusan Mujic berhasil menggetarkan jala gawang Nadeo Argawinata melalui skema bola mati.
Namun, selebrasi tersebut terhenti setelah wasit Eko Saputra menganulir gol tersebut melalui tinjauan VAR karena posisi offside.
Hanya berselang lima menit dari drama tersebut, Borneo FC justru memberikan pukulan balik. Pada menit ke-14, Felipe Cadenazzi Peralta menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti.
Menerima umpan terobosan cerdik dari Caxambu, Peralta melepaskan tembakan presisi dari sudut sempit yang gagal diantisipasi kiper Laskar Sambernyawa.
Persis Solo bukannya tanpa perlawanan. Tertinggal satu gol memacu Irfan Jauhari dkk untuk tampil lebih agresif. Menjelang akhir babak pertama, Persis mendapatkan dua peluang emas berturut-turut.
Pertama, melalui sepakan keras Irfan Jauhari di menit ke-38, disusul eksekusi bebas melengkung dari Miroslav Maricic pada menit ke-43. Beruntung bagi Borneo FC, Nadeo Argawinata tampil gemilang di bawah mistar dengan melakukan penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan tim tamu hingga turun minum.

BABAK KEDUA: Drama VAR dan Dominasi Tanpa Hasil
Memasuki paruh kedua, Persis Solo langsung mengambil inisiatif serangan. Motor serangan yang digerakkan Miroslav Maricic berkali-kali merepotkan lini belakang lawan. Ketegangan sempat memuncak pada menit ke-51 saat Indra Irfan terjatuh di kotak penalti.
Meski sempat ada jeda untuk peninjauan Video Assistant Referee (VAR), wasit memutuskan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Keputusan ini memaksa anak asuh Persis untuk terus memutar otak mencari celah lain.
Jika ada satu nama yang paling bertanggung jawab atas kekalahan Persis, ia adalah Nadeo Argawinata. Kiper Timnas Indonesia ini tampil dalam performa puncaknya.
Pada Menit 64 sang kiper menepis tendangan bebas hambatan dari Miroslav Maricic. Lalu pada menit 82 menggagalkan peluang emas Althaf yang hampir berbuah gol penyeimbang.
Peluang terakhir Persis melalui sundulan Dusan Mujic di masa injury time yang melambung tipis menjadi penutup laga yang menyesakkan bagi tuan rumah. Dengan hasil ini, Borneo FC resmi menggeser rival-rivalnya untuk memuncaki klasemen sementara Liga 1.

PESUT ETAM KEMBALI KE PUNCAK
Dengan hasil ini, Borneo FC resmi menggeser Persib Bandung dari posisi puncak. Tim asuhan Pieter Huistra kini mengantongi 40 poin, unggul dua angka dari Maung Bandung yang mengekor di posisi kedua dengan 38 poin.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Borneo FC dalam perburuan gelar juara musim ini, sekaligus membuktikan konsistensi pertahanan mereka saat ditekan di hadapan pendukung lawan.[■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply