MSIR.COM, Aceh Tengah —Bentuk kepedulian antardaerah ditunjukkan oleh komunitas Jurnalis Aceh Barat (JAB) terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah.
Pada Minggu (11/1/2026), rombongan jurnalis dari Meulaboh ini menyambangi Dayah Mi’yarul Ulum Al Aziziyah di Desa Tebuk, Kecamatan Bintang, untuk menyerahkan bantuan logistik bagi puluhan pengungsi.
Para pengungsi tersebut merupakan warga Desa Jamur Konyel yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat hantaman banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
MISI KEMANUSIAAN DAN PENGAWALAN KEBIJAKAN
Ketua JAB, Khaidir Azhar, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan simbol keberpihakan pers terhadap para korban bencana.
”Kami merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan. Masyarakat Aceh Barat pernah berada di titik terendah saat Tsunami 2004 silam. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa kalian tidak sendirian,” ujar Khaidir di hadapan para pengungsi.
Ia juga menegaskan komitmen awak media untuk terus memantau kinerja pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh Tengah.
KISAH HARU DI BALIK PENGUNGSIAN
Kondisi di lokasi pengungsian cukup memprihatinkan namun penuh ketegaran. Mayoritas penyintas terdiri dari kelompok rentan, termasuk lansia, ibu hamil, bayi, dan anak-anak.
Mardiana, salah satu pengungsi, tak kuasa menahan air mata saat menyambut kedatangan tim JAB. Sementara itu, Ayu, seorang ibu yang baru saja melahirkan satu bulan lalu di lokasi pengungsian, menceritakan perjuangan berat warga saat bencana melanda.
”Rumah kami terisolir di seberang gunung. Kami harus menandu ibu hamil melewati medan sulit untuk sampai ke pesantren ini karena hanya di sini lokasi yang paling aman,” kenang Ayu.
KEKHAWATIRAN BEBAN OPERASIONAL PESANTREN
Meski merasa aman di Dayah Mi’yarul Ulum Al Aziziyah, para warga Jamur Konyel menyimpan kekhawatiran besar. Mereka merasa tidak enak hati jika harus membebankan biaya kebutuhan pokok dan tagihan listrik kepada pihak pesantren yang telah menampung mereka.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan secara intensif, terutama dalam membantu biaya operasional listrik dan logistik berkelanjutan di lokasi pengungsian.
Dalam aksi sosial ini, Jurnalist Aceh Barat menyalurkan bantuan berupa:
* Bahan pokok (Beras, Minyak Goreng, Mi Instan).
* Pakaian baru dan pakaian layak pakai.
* Kebutuhan perlengkapan bayi dan anak sekolah. (Muhammad – Kontributor Aceh) [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16
![]()










Leave a Reply