Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Dinilai Mengganggu Fokus Kemanusiaan

MSIR.COM, AcehMunculnya gerakan simbolik bermuatan politik di tengah situasi darurat bencana di Aceh memicu kritik tajam. Tindakan tersebut dinilai tidak etis karena berpotensi mengaburkan fokus utama, yakni pemulihan kemanusiaan dan bantuan bagi para korban.

​Sofyan, S.Sos, mahasiswa Pascasarjana Administrasi Publik Universitas Malikussaleh, menekankan bahwa ruang bencana seharusnya menjadi zona netral. Menurutnya, kehadiran simbol politik tertentu hanya akan memicu ketegangan sosial yang tidak perlu di saat masyarakat sedang berjuang memulihkan diri.

​”Masyarakat yang terkena dampak bencana membutuhkan bantuan nyata dan kehadiran negara, bukan narasi simbolik yang justru membuka luka lama,” tegas Sofyan pada Sabtu (3/1/2026).

 

RISIKO STIGMA DAN PENDEKATAN KEAMANAN 

Sofyan menyoroti bahwa penggunaan simbol etno-nasionalisme dalam situasi krisis ini justru kontraproduktif bagi demokrasi di Aceh. Ia mengistilahkan fenomena ini sebagai ‘politik ketegangan’ yang hanya akan merugikan warga sipil.

​Dampak buruk yang paling nyata, menurut Sofyan, adalah kembalinya stigma Aceh sebagai daerah rawan. Hal ini dikhawatirkan akan memicu penguatan pendekatan keamanan yang justru mempersempit ruang gerak masyarakat sipil.

​”Simbol-simbol ini tidak memberikan manfaat bagi korban bencana. Sebaliknya, agenda pemulihan ekonomi dan tata kelola bantuan yang adil malah terabaikan oleh riuh rendah isu politik,” tambahnya.

 

FRAGMENTASI GERAKAN POLITIK 

Lebih lanjut, Sofyan menilai aksi pengibaran simbol tersebut bukanlah gerakan yang terorganisir secara matang, melainkan tindakan dari kelompok yang terfragmentasi. Ia mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan agenda substantif daripada sekadar memainkan politik identitas.

​”Aceh tidak butuh tambahan simbol. Yang mendesak saat ini adalah jaminan hidup layak dan keadilan bagi mereka yang tertimpa musibah,” pungkasnya. (Muhammad – Kontributor Aceh). [■]

 

 

 

 

 

 

 

Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman: 👉PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.
*Follow the 👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel on WhatsApp 👉: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16

error: Content is protected !!