Kota Bekasi, MSIR.COM ------ Semangat gotong royong kembali membara di sudut Kota Bekasi. Pada Rabu (22/4/2026), Lapangan Eraska, Kranggan, menjadi saksi dimulainya kolaborasi besar antara Pemerintah Kota Bekasi dan TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program tahun anggaran 2026 ini bukan sekadar seremoni belaka. Di bawah arahan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, TMMD kali ini diproyeksikan menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan yang menyentuh langsung ke akar rumput.
Ingin PUBLIKASI BERITA atau PASANG IKLAN di sini?
"Bisnis Anda Ingin Dilihat Ribuan Pembaca? Promosikan produk atau jasa Anda di sini. Hubungi tim redaksi Media Seputar Indonesia Raya untuk penawaran menarik."
HUBUNGI: 0812-8175-4849 "REDAKSI" SEKARANG!FOKUS DI JATIRANGGA: INFRASTRUKTUR YANG MEMANUSIAKAN
Tahun ini, Kelurahan Jatirangga di Kecamatan Jatisampurna terpilih menjadi titik pusat kegiatan. Pemilihan lokasi ini tentu bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memastikan bahwa wilayah-wilayah penyangga kota mendapatkan sentuhan pembangunan yang setara.
Tri Adhianto dalam sambutannya menekankan bahwa indikator keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari mulusnya jalanan yang dibangun.
“TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau fasilitas fisik. Lebih dari itu, ini adalah tentang bagaimana ruh gotong royong bisa kembali hidup dan manfaatnya langsung dirasakan di meja makan masyarakat,” ujar Tri dengan penuh semangat.
Beberapa prioritas pembangunan fisik yang akan dikebut meliputi:
- Peningkatan Jalan Lingkungan: Mempermudah akses mobilitas warga dan ekonomi lokal.
- Perbaikan Fasilitas Umum: Menciptakan ruang publik yang lebih layak bagi warga Jatirangga.
MEMBANGUN JIWA, TAK HANYA RAGA
Satu hal yang membuat TMMD ke-128 ini terasa lebih "hidup" adalah porsi kegiatan non-fisiknya. Pemkot Bekasi dan TNI menyadari bahwa pembangunan fisik akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program non-fisik yang akan dijalankan mencakup:
- Layanan Kesehatan Terpadu: Mendekatkan akses medis ke pemukiman.
- Penyuluhan & Edukasi: Memberikan wawasan baru bagi warga terkait hukum, ekonomi kreatif, hingga ketahanan keluarga.
- Dialog Interaktif: Mempererat ikatan antara aparat keamanan, pemerintah, dan warga sipil.
SINERGI ADALAH KUNCI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Tri Adhianto juga mengingatkan bahwa anggaran pemerintah memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat (partisipatif) menjadi kunci agar pembangunan tidak cepat rusak dan tepat sasaran.
“Kolaborasi ini penting. TNI, pemerintah, dan warga harus bergerak bersama. Jika kita jalan sendiri-sendiri, pembangunannya mungkin cepat, tapi belum tentu tepat. Dengan TMMD, kita pastikan semua langkah selaras,” tambahnya.
HARAPAN UNTUK MASA DEPAN BEKASI
Melalui integrasi program fisik dan sosial ini, Pemkot Bekasi berharap kualitas hidup warga Jatirangga meningkat secara signifikan. TMMD menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya melalui kebijakan di atas kertas, tapi melalui keringat dan kerja nyata di lapangan.
Bagi warga Bekasi, TMMD ke-128 adalah pengingat bahwa kemajuan kota adalah tanggung jawab bersama. Saat infrastruktur semakin baik dan ikatan sosial semakin kuat, Bekasi sebagai kota yang inklusif bukan lagi sekadar impian.[■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
- *Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
- *Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16






