![]() |
Kota Bekasi, MSIR.COM ------Insiden kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita di kawasan Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu malam lalu (1/4/2026), menjadi perhatian serius. Menanggapi kejadian tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memastikan akan mengambil langkah cepat, terutama terkait penanganan korban dan kerusakan material warga.
Meskipun api telah berhasil dipadamkan, teka-teki mengenai penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang.
PERTAMINA PASTIKAN PENANGANAN MEDIS DAN GANTI RUGI WARGA
Susanto adalah Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah pemulihan para korban. Pertamina berkomitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya pengobatan warga yang terdampak insiden tersebut.
"Kami pastikan penanganan medis terbaik bagi para korban. Seluruh biayanya akan ditanggung penuh oleh perusahaan," ujarnya dalam keterangan resmi.
Tidak hanya soal kesehatan, Pertamina juga memberikan angin segar bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut. Berikut adalah poin-poin komitmen tanggung jawab Pertamina:
- Biaya Medis: Menanggung penuh perawatan intensif korban di rumah sakit.
- Ganti Rugi Properti: Perbaikan rumah warga yang terdampak di sekitar lokasi SPBE.
- Koordinasi Aparat: Bekerja sama dengan RT, RW, dan tokoh masyarakat setempat untuk pendataan kerusakan yang akurat.
DUGAAN SEMENTARA: KEBOCORAN SAAT PENGISIAN
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran di SPBE PT Indogas Andalan Kita masih diinvestigasi. Namun, dugaan awal muncul bahwa api dipicu oleh adanya kebocoran gas pada saat proses pengisian.
Untuk mengungkap fakta yang sebenarnya, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi intensif dengan tim identifikasi dari Polres Metro Bekasi Kota. Investigasi ini dilakukan guna memastikan standar keamanan di masa mendatang dan memberikan jawaban transparan kepada publik.
"Kami masih menunggu hasil olah TKP dari pihak kepolisian untuk mengetahui secara pasti titik awal api dan penyebab kebocoran tersebut," tambah pihak Pertamina. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16






