Kota Bekasi, MSIR.COM ------Pekan ke-23 lanjutan BRI Super League 2025-2026 akan menyajikan duel sengit antara PSIM Yogyakarta melawan PSBS Biak. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat 27/2/2026 Kick-off spesial malam Ramadhan pukul 20.30 WIB ini menjadi pertaruhan harga diri bagi kedua tim yang sedang haus kemenangan.
Meski terpaut jarak klasemen yang cukup mencolok, pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel menegaskan bahwa posisi klasemen bukan jaminan laga akan berjalan mudah.
PELUANG PSIM TEMBUS 6 BESAR
PSIM Yogyakarta saat ini tertahan di peringkat ke-8 dengan raihan 33 poin. Kemenangan atas PSBS Biak bukan sekadar tambahan tiga angka, melainkan kunci untuk mendongkrak posisi mereka ke papan atas.
- Skenario Poin: Jika menang, Laskar Mataram akan mengoleksi 36 poin.
- Lompatan Klasemen: PSIM dipastikan akan melangkahi Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (keduanya 35 poin) untuk mengamankan posisi ke-6 klasemen sementara.
Di sisi lain, PSBS Biak datang dengan motivasi "nyawa ganda". Berada di posisi ke-15 dengan 18 poin, tim asal Papua ini hanya unggul selisih gol dari zona degradasi. Kekalahan bisa membuat mereka terjerumus ke posisi 17, menggeser Semen Padang FC.
TANTANGAN FISIK DAN "PUASA" KEMENANGAN
Jean Paul Van Gastel mengakui timnya sedang berada dalam periode berat. Selain jadwal yang menghimpit, PSIM tercatat belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya (3 Imbang, 2 Kalah).
"Persiapannya singkat karena jadwal yang padat. Kita hanya punya satu hari untuk pemulihan setelah melawan Bali United pada Senin lalu. Ini minggu yang berat bagi kami," ungkap Van Gastel.
WASPADA EFEK PELATIH BARU PSBS BIAK
Salah satu variabel yang diwaspadai PSIM adalah pergantian pelatih di kubu PSBS. Secara psikologis, pergantian nahkoda seringkali memberikan "New Manager Bounce" atau suntikan energi baru bagi para pemain yang ingin membuktikan kualitasnya.
"Setiap ada pelatih baru, selalu ada energi baru. Pemain merasa mendapat kesempatan kedua. Meskipun gaya main mungkin tidak berubah drastis, motivasi mereka untuk menjauh dari zona degradasi akan membuat mereka berjuang lebih keras," tambah pelatih asal Belanda tersebut. [■]
Tim Redaksi, Editorial: Iwan Iskandar
**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP: 0812-8175-4849.
*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com
*Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16



