Iklan kantor DPRD Kota Bekasi

iklan

Bekasi Bebas 'WC Helikopter' 2027: Strategi Berani Tri Adhianto di Raker BKM

REDAKSI
Selasa, Februari 10, 2026 | 19:20 WIB Last Updated 2026-03-02T03:34:35Z


Kota Bekasi, MSIR.COM ------Pemerintah Kota Bekasi memasang target tinggi untuk urusan kesehatan lingkungan. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk menuntaskan status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan pada tahun 2027.

​Dalam Rapat Kerja (Raker) BKM se-Kota Bekasi baru-baru ini, Tri Adhianto menyoroti fenomena "WC Helikopter" istilah untuk jamban yang langsung membuang limbah ke sungai yang ternyata masih eksis di tengah kemajuan kota.

​DARURAT SANITASI: KASUS JATIRAHAYU JADI SOROTAN 

​Wali Kota mengungkap data mengejutkan. Di wilayah Jatirahayu saja, tercatat masih ada 47 lokasi yang menggunakan fasilitas sanitasi tidak layak.

​"Ini persoalan horizontal yang harus kita tangani bersama. Kita harus clean. Selesaikan dulu WC tersebut, selesaikan dulu ODF-nya," tegas Tri Adhianto di hadapan anggota BKM, Selasa 10/2/2026. 

​PERAN STRATEGIS BKM SEBAGAI UJUNG TOMBAK 

​BKM bukan sekadar lembaga administratif. Menurut Tri, BKM adalah perpanjangan tangan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan akar rumput. Perannya mencakup:

  • Perencanaan: Menyusun peta jalan perbaikan lingkungan.
  • Pelaksanaan: Mengawal pembangunan Rutilahu dan IPAL komunal.
  • Pengawasan: Memastikan sarana sanitasi tetap berfungsi dan sehat.

​3 PRIORITAS UTAMA MENUJU BEKASI SEHAT 2027

​Untuk mencapai target Kota Bekasi Sehat 2027, Wali Kota menginstruksikan BKM memfokuskan anggaran dan tenaga pada tiga poin krusial:

  1. Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu): Memastikan hunian warga aman dan manusiawi.
  2. Pembangunan Taman Lingkungan: Menambah ruang terbuka hijau di tingkat kelurahan.
  3. Sanitasi Layak: Menghapus total praktik buang air besar ke saluran air/sungai.

SINERGI LPM DAN LURAH 

​Penutup arahannya, Tri Adhianto meminta adanya re-evaluasi perencanaan kerja agar lebih terukur. Sinergi antara Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lurah, dan BKM menjadi kunci agar program tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

​Dengan kolaborasi yang solid, target 2027 bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan perwujudan nyata kota metropolitan yang bersih, sehat, dan bermartabat. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bekasi Bebas 'WC Helikopter' 2027: Strategi Berani Tri Adhianto di Raker BKM

Trending Now

Iklan logo PWI dan SMSI

Logo PWI dan SMSI