Iklan

iklan

Solusi Cepat Pasca-Bencana: Bupati Pidie Serahkan 12 Unit Huntara di Blang Pandak Tangse

REDAKSI
Kamis, Januari 22, 2026 | 15:30 WIB Last Updated 2026-02-27T03:55:32Z


Pidie, MSIR.COM ------Komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi memasuki babak baru. Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., secara resmi menyerahkan kunci Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kamis (22/01/2026).

​Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas musibah yang melanda kawasan tersebut pada 26 November 2025 lalu, guna memastikan warga memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi.

PROSESI PEUSIJUEK DAN KOMITMEN PEMERINTAH 

​Penyerahan secara simbolis diawali dengan prosesi adat Peusijuek oleh Abon Hasan Basri Blang Teungoh. Kehadiran Bupati Sarjani didampingi oleh Wakil Bupati Alzaizi, Sekda Drs. Samsul Azhar, serta jajaran Forkopimda Pidie, menegaskan sinergi kuat antarinstansi dalam pemulihan pascabencana.

​Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, S.H., C.P.M. (Andi Lancok), menyatakan bahwa pembangunan Huntara ini adalah prioritas utama agar warga tidak terlalu lama berada di pengungsian.​

"Huntara ini adalah solusi sementara namun dipastikan layak huni, mencakup kebutuhan dasar seperti air bersih dan sanitasi, sambil kita menyiapkan Hunian Tetap (Huntap)," ujar Andi Lancok.


RINCIAN BANTUAN DAN SKEMA PEMBIAYAAN 

​Pemkab Pidie tidak hanya menyediakan infrastruktur fisik, tetapi juga dukungan finansial dan logistik. Berikut adalah rincian bantuan yang disalurkan:

  • 12 Unit Huntara: Dibangun melalui metode swakelola Tipe II oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).
  • Dana Tunggu Hunian (DTH): Diberikan sebesar Rp600.000/KK/bulan selama 3 bulan untuk 41 KK yang tidak mendapatkan unit Huntara.
  • Logistik Dasar: Paket sembako, selimut, dan perlengkapan sandang bagi seluruh korban terdampak.

​Pembangunan Huntara ini didanai melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie Tahun Anggaran 2025.

MENUJU GAMPONG TANGGUH BENCANA 

​Lokasi pembangunan Huntara telah melalui uji kelayakan dan dipastikan aman dari potensi bencana susulan. Bupati Sarjani berharap, ke depannya Gampong Blang Pandak dapat bertransformasi menjadi desa yang lebih siap menghadapi tantangan alam.

​"Masa transisi darurat menuju pemulihan harus dioptimalkan. Ini adalah jembatan antara respons cepat dengan tahap rehabilitasi permanen," tambah Andi Lancok mengutip arahan Bupati.

​Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRK Pidie, Anwar Sastra Putra (ASP), perwakilan BNPB Pusat, serta berbagai unsur pimpinan daerah lainnya. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan bahwa penanganan pascabencana di Tangse menjadi perhatian nasional. (Muhammad - Kontributor Aceh. [■] 








Tim Redaksi, Editorial:  Iwan Iskandar

**Untuk Pengiriman👉: PRESS RELEASE, UNDANGAN PELIPUTAN, KERJASAMA PUBLIKASI dan IKLAN . hubungi: WHATSAPP0812-8175-4849.

*Follow the👉: mediaseputarindonesiaraya.com

*Channel WhatsApphttps://whatsapp.com/channel/0029Vatmniz6hENvr9h8AF16









Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Solusi Cepat Pasca-Bencana: Bupati Pidie Serahkan 12 Unit Huntara di Blang Pandak Tangse

Trending Now

Iklan

iklan